![]() |
Knowledge Category: Catatan Orze - Masa Remaja |
|
- Penjelasan: "Aku merasa bersyukur bisa berada di sisimu... Vaha." Vaha tersenyum mendengar ucapanku, lalu menatapku cukup lama. Dia meletakkan tangannya di punggung tanganku, seolah ingin menggenggamnya dan mengusapnya dengan lembut. Ketika aku perlahan menarik tanganku dari bawah tangannya, Vaha mendekatkan tubuhnya dan berbisik pelan. "Orze. Bolehkah kamu... mengizinkan dirimu?" Vaha menatapku dengan tegas, seolah ingin menyimpan diriku dalam pupil matanya. Jarak yang begitu dekat hingga dahi kami hampir bersentuhan. "Aku ingin menghabiskan waktu yang lebih dalam bersamamu, Orze." Aku memegang bahu Vaha dan mendorongnya sedikit menjauh sambil menjawab. Belum saatnya... memberikan apa yang diinginkan Vaha. "Vaha. Aku juga menghargai setiap waktu yang kita habiskan bersama... Tapi berikan aku waktu. Ini belum waktunya." "Orze... Baiklah. Jika itu yang kamu katakan, aku akan menunggumu." Atoraxxion: Orze Obtained from: - Catatan Orze #26: Pelepasan Dahaga yang Tidak Diizinkan | |