![]() |
Knowledge Category: Catatan Orze - Masa Kanak-kanak |
|
- Penjelasan: Pertemuan kembali dengan Vaha terjadi saat aku dan Yolu sedang mengelilingi tempat latihan. Dia sedang merapikan senjata-senjata yang berat. Penampilannya yang berusaha menyelesaikan pekerjaan dengan penuh ketulusan, tampak seperti batu raksasa yang tak tergoyahkan yang menjaga posisinya dengan tenang. "Anak itu adalah yang paling dipercaya oleh Guru. Dia selalu menyelesaikan segalanya dengan sempurna. Tapi, dia selalu bekerja keras sendirian seperti itu... Bukankah sedikit menyedihkan?" Yolu berbisik pelan. Aku melihat wajah Vaha dengan tenang. Meskipun mendapat pujian dari Guru, dia hanya menganggukkan kepalanya dengan ekspresi yang tenang. Namun, tatapan matanya tampak berat dan kosong. Apa yang membuatnya tertekan? Tatapan itu jelas menginginkan sesuatu. Vaha berhenti sejenak dari pekerjaannya dan mengangkat kepalanya, seolah merasakan pandangan kami. Dia memberikan senyuman singkat namun hangat kepada Yolu. Seperti sinar matahari yang menyinari permukaan danau yang tenang. Namun, senyuman itu hanya sebentar saja. Ekspresi dia kembali mengeras saat dia kembali mengangkat senjata berat. Atoraxxion: Orze Obtained from: - Catatan Orze #10: Anak yang Menekan Hasrat | |