ID: 8704/5
[Buku Cerita] Legenda Duoksini
icon Quest
Nama Wilayah: Semua
Category:
Type: Family quest
Level: 1

Buku Cerita Negeri Pagi Cemerlang: Edisi Provinsi Donghae, Buku 5, Bab 5
Legenda Duoksini
Cerita luar biasa yang terjadi di Provinsi Donghae, Negeri Pagi Cemerlang!
Conditions

First quest in the chain:
icon - [Buku Cerita] Legenda Duoksini
Previous quest in the chain:
icon - [Buku Cerita] Legenda Duoksini
Next quest in the chain:
icon - [Buku Cerita] Legenda Duoksini


Start NPC:
Pencarian dimulai secara otomatis
End NPC:
Pencarian berakhir secara otomatis

- Penjelasan:
Bab 5 Perasaan Duoksini

Duoksini muncul begitu Darah Kuda ditebarkan di Altar Dokebi
dan awan menutupi langit lalu petir mulai menyambar.

"Raja dari para Dokebi, Duoksini ini akan menghukum kalian!!"

Setelah pertempuran yang sengit, akhirnya pengembara tidak bisa mengalahkan Duoksini.
Duoksini adalah Dokebi di antara Dokebi! Dia adalah Dokebi terkuat.

Namun, Duoksini tidak membunuh pengembara.
Tampaknya Duoksini benar-benar menyukai Tuan Kim.
Putri Dokebi yang melihat di depan matanya sendiri bahwa Duoksini lebih memperhatikan
Tuan Kim daripada Dokebi semakin kecewa dan marah kepada ayahnya.

"Jangan benci aku kalau aku merebut tahta raja!
Karena aku akan mendirikan Kerajaan Dokebi, bukan Kerajaan Tuan Kim!"

Tetapi, ketika Putri Dokebi membuat pilihan terakhirnya,
dia meminjam kebijaksanaan dari kedua Tuan Kim yaitu pengembara, Dolswe sekali lagi.

Apakah dia mengirim ayahnya dengan Kudakebi ke Surgakebi
yang dikatakan sekali dalam seratus tahun meninggalkan dunia dan beristirahat
atau mengembalikan Pentungan Dokebi dan memaafkan ayahnya 
Tentu saja dia dijanjikan bahwa Prajuritkebi akan diubah menjadi Dokebi yang bermimpi. 

Kudakebi dan Pentungan Dokebi... Pilihan apa yang akan diambil pengembara?

Buku Cerita

Buku Cerita

Buku Cerita

Target Penyelesaian: Black Spirit
- Mendapatkan pengetahuan Legenda Duoksini
Required actions:
  1. Get knowledge:
    icon - Legenda Duoksini

Hadiah
exp
- Contribution EXP (300)
BBCode
HTML
exitlag


Login to comment