ID: 14030
Catatan Orze #31: Ketidakpahaman
icon Knowledge
Category: Catatan Orze - Masa Remaja

- Penjelasan:
Syca tampaknya telah mencari Yolu. Penampilan Syca yang kembali dari tempat tinggal Yolu menunjukkan jawaban Yolu secara langsung. Amarah, iri, putus asa... Syca yang tertekan semua emosi tersebut, betul-betul tampak akan segera tenggelam. Aku memandang Syca yang seperti itu dan berkata.

"Saat warna langit dan laut menjadi sama, momen seperti itu tidak akan pernah datang, Syca."

Syca memandangku dengan mata kosong, seolah-olah ada lubang besar yang menganga.

"Orze, kamu... bagaimana bisa tetap tenang seperti itu? Vaha... Vaha juga telah meninggalkanmu!"
"Vaha tidak pernah meninggalkanku, Syca."
"Apa...? Apa maksudmu..."
"Aku tidak pernah melepaskan Vaha sekalipun. Vaha itu tetap milikku sampai sekarang. Meskipun dia mencari Yolu sebagai pengganti sementara, semua dahaga itu hanya tertuju padaku. Satu-satunya yang bisa meninggalkan bekas luka pada Vaha... hanyalah aku."
"Kamu... sudah gila ya, Orze."

Syca berkata dengan dingin. Mengapa dia mengutukku sambil menunjukkan ekspresi seolah-olah dia akan tenggelam lebih dalam... aku tidak tahu.
Atoraxxion: Orze
Obtained from:
icon
- Catatan Orze #31: Ketidakpahaman
BBCode
HTML
exitlag


Login to comment