![]() |
Knowledge Category: Catatan Orze - Masa Remaja |
|
- Penjelasan: "Vaha yang kucintai. Aku bisa berjanji bahwa setidaknya perasaan ini adalah yang sebenarnya." "Tapi Orze. Kamu tidak akan pernah mengizinkan dirimu untukku." Vaha menghindari tatapanku sambil bergumam dengan nada kecewa. Dia tampak lelah dengan penolakanku yang berulang kali. "Meskipun aku belum bisa memberikan segalanya padamu, Vaha, setidaknya... aku bisa memberitahumu nama asliku." Vaha membuka matanya lebar-lebar dan menatapku. Seolah dia berpikir bahwa aku mulai membuka hatiku padanya, dia mengangguk dan tersenyum. "... Baiklah. Kumohon... maukah kamu memberitahuku?" "Lucretia. Itulah nama asliku." Nama sejati yang diberikan oleh Dewi. Vaha menatapku lama seolah mengingat sesuatu, lalu perlahan menggerakkan bibirnya dengan mengulang namaku. "... Lucretia." "Benar, Vaha." Atoraxxion: Orze Obtained from: - Catatan Orze #27: Nama yang Tulus | |