![]() |
Quest Nama Wilayah: Semua Category: Type: Family quest Level: 1 |
Dalam Edania, Buku 3, Bab 7 Jurnal yang Dicatat saat Bertualang di Dalam Edania: HermesiaHermesia Conditions Selesaikan Quest [Hermesia] Hal yang Akan Terjadi | |
First quest in the chain: - [Perjalanan Edania] MarkthananPrevious quest in the chain: - [Perjalanan Edania] MarkthananNext quest in the chain: - [Perjalanan Edania] MarkthananShow/hide full quest chain - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan - [Perjalanan Edania] Markthanan | |
Start NPC: Pencarian dimulai secara otomatis End NPC: Pencarian berakhir secara otomatis | |
- Penjelasan: Bab 7 Isi Hati Brynhild Brynhild berkata akan menghentikan Grey, lalu menyuruhku membawa batu geretan milik Markthanan. Namun, saat pertarungan menjadi kacau karena putri Dragon Emas tiba-tiba menerobos masuk, seekor Dragon Hitam menyemburkan napasnya dari balik kepulan asap. Setelah asap menghilang, Markthanan muncul dalam wujud manusia. Namun, sosok itu bukanlah Markthanan. Dia adalah Lord Grey, yang telah menguasai tubuh Markthanan. Aku berhasil mengusir Grey dari tubuh Markthanan, tetapi Markthanan diliputi keputusasaan dan amarah karena telah melukai putrinya dengan tangannya sendiri, hingga akhirnya kehilangan kendali atas dirinya. Kekuatan hitam yang tidak menyia-nyiakan kesempatan itu menelannya, dan Markthanan kembali ke wujud aslinya sebagai Dragon Hitam raksasa. Tak lama kemudian, kegilaan Markthanan yang telah menyimpang pun mengarah kepadaku. Setelah pertarungan panjang, dragon yang terhuyung-huyung itu bersiap melancarkan serangan terakhir, tetapi sebelum itu terjadi, aku menusuk jantungnya dan mengambil batu geretannya. Black Spirit berkata bahwa sesama kaumnya yang telah menguasai Markthanan terasa familiar. Meskipun baru pertama kali melihatnya, sosok itu terasa tidak seperti seseorang yang baru pertama ditemui. Membiarkan pertanyaan itu tetap belum terjawab, aku menghampiri Brynhild yang telah terjatuh. Aku bertanya tentang kesepakatan yang dibuatnya dengan Grey. Itulah jawaban yang tidak kudengar selama kami melewati kastil bersama. Jika Grey berhasil memancingku ke jalan buntu, Brynhild berencana menyerangku saat aku lengah. Namun, rencana itu gagal karena Agnete tiba-tiba muncul. Aku kembali mengingat satu per satu perjalanan kami bersama, dan baru saat itulah aku memahami maksud yang tersembunyi di balik semuanya. Ketika kutanya apa yang hendak dilakukannya sekarang, dia menjawab bahwa hidupnya sedang menuju akhir. Sebelum pergi, dia memintaku untuk mengakhiri hidupnya dengan tanganku sendiri, tetapi aku tidak memenuhi permintaannya. Aku diberi tahu tempat untuk menempa jantung yang tidak sempurna. Katanya, aku harus pergi ke api di altar puncak kastil. Dia juga memberiku sebuah kunci untuk digunakan saat menemukan gemboknya. Dia berkata akan beristirahat di sisi ayahnya selama kehangatan sang ayah masih tersisa. Setelah mendengar kata-kata itu, aku pun berangkat menuju altar. | |
Show/hide full quest's text Perjalanan Edania Perjalanan Edania Perjalanan Edania | |
Quest complete conditions Target Penyelesaian: Black Spirit - Selesaikan Main Quest Hermesia Required actions:
| |
Hadiah | |